Dua Polisi Jadi Korban Pengeroyokan Saat Amankan Karnaval Desa di Blora

8 hours ago 9

Dua Polisi Jadi Korban Pengeroyokan Saat Amankan Karnaval Desa di Blora

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin. ANTARA/Gunawan.

jpnn.com, BLORA - Dua anggota Polsek Ngawen menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga saat bertugas mengamankan jalannya karnaval HUT Ke-81 RI di Desa Rowobungkul, Kabupaten Blora.

"Anggota tersebut berinisial Aipda MS dan Aiptu SP," kata Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin di Blora, Minggu.

Ia mengatakan sebanyak 12 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait kericuhan yang terjadi di perempatan Dukuh Randualas, Desa Rowobungkul, pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Saat itu pengamanan karnaval tingkat desa," ujarnya.

Menurut Zaenul, kericuhan bermula dari saling ejek yang kemudian memicu perselisihan antara warga Dukuh Tembang dan Dukuh Randualas hingga terjadi perkelahian.

Petugas kepolisian yang berada di lokasi itu berupaya melerai perkelahian tersebut. Namun, saat menjalankan tugas, dua anggota polisi justru menjadi sasaran pengeroyokan.

"Anggota melerai, malah didorong sampai jatuh, sempat dipukul dan terluka," ujarnya.

Zaenul mengatakan 12 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di Unit 1 Satreskrim Polres Blora untuk mengetahui peran masing-masing dalam kericuhan tersebut.

Dua anggota Polsek Ngawen menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga saat bertugas mengamankan jalannya karnaval HUT Ke-81 RI di Desa Rowobungkul, Blora.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |