Dugaan Teror Rumah Aktivis Pati, Polisi Temukan Gotri Lebih Besar dari Lubang Kaca

3 weeks ago 7

Jumat, 28 Agustus 2026 – 13:16 WIB

Dugaan Teror Rumah Aktivis Pati, Polisi Temukan Gotri Lebih Besar dari Lubang Kaca - JPNN.com Jateng

Kaca pintu rumah milik sopir Supriyono alias Botok, aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pecah. FOTO: Akun Instagram @ekokuswanto_mbahto.

jateng.jpnn.com, PATI - Penyelidikan kepolisian terkait dugaan aksi teror dengan sasaran rumah warga di Desa Kajar, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai menemukan fakta baru.

Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah mengungkap adanya ketidaksesuaian antara ukuran gotri yang ditemukan di lokasi dengan lubang pada kaca rumah yang mengalami kerusakan.

Kasubbid Balistik Metalurgi (Balmet) Bidlabfor Polda Jawa Tengah AKBP Totok Tri Kusuma mengatakan hasil pengukuran sementara menunjukkan diameter gotri yang ditemukan mencapai sekitar 6,34 milimeter.

Sementara itu, lubang pada kaca yang pecah memiliki ukuran lebih kecil, yakni sekitar 3,67 hingga 4,68 milimeter.

"Dari hasil rekonstruksi sementara, gotri yang ditemukan tidak dapat melewati lubang kerusakan kaca karena ukurannya lebih besar dibandingkan diameter lubang pada kaca," ungkap Totok dalam keterangannya, Jumat (28/8).

Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman kepolisian untuk memastikan apakah gotri yang ditemukan memang berkaitan dengan kerusakan kaca rumah warga tersebut.

Selain membandingkan ukuran gotri dengan kerusakan kaca, petugas Labfor juga melakukan pemeriksaan menggunakan Bullet Testing Kit (BTK) pada bagian kaca yang mengalami kerusakan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan hasil negatif. Polisi belum menemukan kandungan timbal yang biasanya dapat menjadi salah satu indikasi terkait gesekan proyektil pada permukaan atau material yang ditembak.

Labfor Polda Jateng menemukan gotri yang digunakan untuk meneror rumah aktivis Pati berdiameter 6,34 mm, lebih besar dari lubang kaca.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |