Empat SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Murid Baru, Pemkab Kaji Regrouping

4 days ago 6

Jumat, 24 Juli 2026 – 14:09 WIB

Empat SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Murid Baru, Pemkab Kaji Regrouping - JPNN.com Jatim

Suasana SD Negeri Nailan di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

jatim.jpnn.com, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo masih mengkaji rencana regrouping atau penggabungan sekolah setelah empat SD negeri tidak memperoleh murid baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan pemerintah daerah belum mengambil keputusan terkait regrouping. Saat ini, berbagai faktor penyebab minimnya jumlah pendaftar masih dipetakan.

"Harus kami kaji bersama. Yang terlihat sekarang, masyarakat lebih banyak memilih sekolah swasta karena dianggap memiliki program yang lebih menarik," kata Lisdyarita di Ponorogo, Kamis (23/7).

Menurut dia, sekolah negeri masih memiliki keterbatasan dalam mengembangkan program pembelajaran karena sebagian besar kegiatan didukung melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Karena itu, Pemkab Ponorogo akan menyusun strategi agar sekolah negeri memiliki program yang lebih kompetitif sehingga mampu menarik minat masyarakat.

"Kami ingin sekolah negeri juga memiliki kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat," ujarnya.

Lisdyarita juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah favorit.

Menurutnya, seluruh sekolah memiliki peluang yang sama untuk mencetak lulusan berkualitas apabila didukung lingkungan belajar yang baik.

Pemkab Ponorogo mengkaji regrouping sekolah setelah empat SD negeri tidak memperoleh murid baru pada SPMB 2026/2027.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |