jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak meminta pengelola pusat perbelanjaan atau mal membongkar pagar pelindung yang telah terpasang di sejumlah titik. Namun, mengimbau agar ketinggian pagar tersebut disesuaikan sehingga tidak terlalu menjulang dan mengganggu estetika kawasan perkotaan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dirinya telah berkoordinasi langsung dengan jajaran manajemen sejumlah pusat perbelanjaan terkait pemasangan pagar tersebut.
Beberapa mal yang diketahui memasang pagar di sejumlah area antara lain Pakuwon Mall di kawasan Lontar, Pakuwon City Mall di Kejawan Putih Tambak, Royal Plaza di Wonokromo, hingga Tunjungan Plaza (TP) di kawasan Tegalsari.
Eri menyebut Pemkot Surabaya hanya memberikan saran agar pagar yang telah terpasang tidak dibuat terlalu tinggi. Menurut dia, pagar yang menjulang dapat mengurangi estetika kota sekaligus berpotensi memberikan efek psikologis berupa rasa khawatir bagi masyarakat yang melihatnya.
"Insyaallah nanti kami koordinasikan. Yang saya ingin, ketika ada pagar itu, orang jalan makin terang. Tidak terlalu tinggi yang mencerminkan orang itu merasa takut, padahal Kota Surabaya ini aman," kata Eri, Senin (3/8).
Eri menegaskan Pemkot Surabaya tidak meminta pengelola mal membongkar pagar yang sudah berdiri. Menurut dia, tidak semua pusat perbelanjaan di Surabaya memasang pagar dengan kondisi serupa.
"Kenapa kami tidak menyampaikan itu (pembongkaran pagar) karena tidak semua mal di Surabaya begitu. Hanya dua atau tiga mal saja," ujarnya.
Eri mengatakan berdasarkan penjelasan pihak pengelola, pemasangan pagar tersebut bukan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi massa.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

