jogja.jpnn.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berencana meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja daerah. Pada 2027 mendatang, Pemkab Sleman telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 26 miliar untuk penyesuaian gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menuju standar Upah Minimum Kabupaten (UMK) secara bertahap.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman Nur Fitri Handayani mengungkapkan bahwa total kebutuhan anggaran ideal agar seluruh PPPK paruh waktu di Kabupaten Sleman menerima honor sesuai UMK diperkirakan mencapai Rp 44 miliar.
"Upaya Pemkab Sleman untuk memenuhi gaji PPPK paruh waktu sesuai UMK dilakukan secara bertahap mulai 2027. Anggaran yang sudah dialokasikan pada 2027 sebesar Rp 26 miliar dari total kebutuhan kurang lebih Rp 44 miliar," ujar Fitri di Sleman, Kamis (13/8).
Fitri memperinci saat ini terdapat 1.211 pegawai PPPK paruh waktu di Kabupaten Sleman yang tingkat pendapatannya belum menyentuh angka UMK.
Jumlah tersebut mencakup tenaga guru hingga tenaga kependidikan (tendik). Adapun skema alokasi anggaran gaji untuk formasi PPPK ini pada dasarnya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBN.
Menanggapi skema penyesuaian bertahap tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa kebijakan pembayaran gaji PPPK paruh waktu tetap mengacu pada regulasi nasional dengan memperhatikan kondisi fiskal daerah.
"Undang-undang menyampaikan bahwasanya penyesuaian ini sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Untuk saat ini Sleman belum mampu sepenuhnya, tetapi Sleman terus menaikkan tambahan gaji untuk teman-teman PPPK," tegas Harda.
Ia menekankan bahwa Pemkab Sleman akan terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan para guru serta tenaga kependidikan seiring dengan peningkatan kapasitas anggaran daerah.

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
