jpnn.com, JAKARTA - Harvest, brand bakery-patisserie yang telah menemani masyarakat Indonesia selama 22 tahun melakukan rebranding menyeluruh.
Melalui rebranding ini, Harvest memperluas perannya dari brand yang identik dengan momen perayaan dan kue tart menjadi bakery-patisserie yang tetap dipercaya untuk celebration, sekaligus hadir lebih dekat dan lebih sering dalam berbagai momen keseharian masyarakat.
Sylvia Andriani Rizal Chief Executive Officer mengatakan rebranding ini bukan tentang mengubah jati diri Harvest, melainkan tentang mendefinisikan ulang cara brand hadir dan menyapa pelanggannya.
“Selama 22 tahun, Harvest telah menjadi bagian dari banyak momen spesial masyarakat Indonesia. Kini kami ingin memperluas peran tersebut agar Harvest dapat hadir dalam lebih banyak momen sederhana setiap hari," ujar Syvia.
"Kami tetap menjaga kualitas dan craftsmanship yang telah dipercaya pelanggan, sambil terus berinovasi agar Harvest semakin relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka hari ini," imbuhnya.
Persepsi konsumen yang sebelumnya membatasi Harvest sebagai spesialis kue tart, kini diperluas menjadi bakery-patisserie yang menghadirkan ragam produk roti dan pastry berkualitas.
Komunikasi brand pun bergeser dari pendekatan product dan sales-driven menjadi brand storytelling yang kaya narasi dan mengutamakan keterlibatan gaya hidup pelanggan.
“Janji baru Harvest kepada pelanggan kami hadirkan melalui empat pilar pengalaman, yaitu Really Good Products (produk berkualitas dengan kreativitas dan keahlian yang dibangun selama 22 tahun), Warm & Thoughtful Services (pelayanan yang hangat dan penuh perhatian), Cozy & Stylish Environments (ruang yang nyaman, mengundang, dan estetik), serta Experiencing Something New, Always (pembaruan produk dan ide yang berkelanjutan agar pelanggan selalu memiliki alasan untuk kembali)," papar Sylvia.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















