banten.jpnn.com, SERANG - Mariyam (40), warga miskin di Kampung Cijeruk, Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Kondisi memilukan tersebut sudah terjadi selama belasan tahun menimpa Mariam seorang ibu yang memiliki tiga anak.
Padahal, kondisi ekonomi Mariyam bisa dibilang masuk dalam kategori miskin ekstrem apalagi semenjak suaminya meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) keluarga Mariam tercatat masuk desil dua, tetapi tidak pernah mendapat bantuan PKH.
Mariyam mengaku sempat tinggal bersama ketiga anaknya di rumah peninggalan orang tuanya di Kampung Cijeruk.
Akan tetapi, semua tidak bertahan lama sekarang dia bersama ketiga anaknya menumpang di rumah kakaknya yang kosong ditinggal merantau.
"Rumah peninggalan orang tua kalau hujan bocor, sekarang menumpang di rumah kakak," ucap Mariyam kepada JPNN Banten, Rabu (2/9).
Kondisi rumah milik kakanya tidak jauh berbeda dengan peninggalan orang tua sama-sama memprihatinkan.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)