Iwan Budianto Tak Berekspektasi Tinggi pada Arema FC di Piala Presiden 2026

5 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Arema FC mengawali Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Singo Edan takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga pembuka Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026).

Kekalahan tersebut memunculkan berbagai respons dari suporter. CEO Arema FC, Iwan Budianto, meminta semua pihak melihat hasil tersebut secara proporsional karena turnamen masih berstatus pramusim.

Menurut Iwan, tujuan utama Arema FC di Piala Presiden 2026 bukan semata-mata mengejar gelar juara. Ajang ini menjadi bagian dari proses membangun fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Ia menegaskan kondisi fisik pemain dan proses adaptasi skuad masih jauh dari kata ideal. Performa tim, seiring berjalannya waktu, diperkirakan akan terus berkembang.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Fokus Arema FC di Piala Presiden 2026

Iwan Budianto menilai tidak ada alasan untuk memberikan penilaian berlebihan terhadap hasil pertandingan pertama. Ia mengingatkan kembali bahwa Piala Presiden difungsikan sebagai sarana pembentukan tim pada fase pramusim.

"Yang pertama, ini bukan awal musim, melainkan turnamen pramusim. Jadi saya rasa tidak perlu berekspektasi terlalu tinggi," ucap Iwan Budianto.

Iwan juga menyebut pernyataan pelatih Marcos Santos sebelum turnamen dimulai. Sejak awal, sang pelatih menegaskan target utama adalah menyelaraskan permainan tim, sementara gelar juara hanya menjadi nilai tambah.

Pandangan tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan tim yang tengah membangun fondasi baru. Hasil pertandingan tetap penting, tetapi perkembangan permainan menjadi prioritas pada fase ini.

Kebugaran dan Chemistry Jadi Tantangan Arema FC

Selain faktor pramusim, Iwan mengungkapkan kondisi kebugaran para pemain belum sepenuhnya maksimal. Beberapa pemain berada pada level kebugaran yang berbeda-beda, sehingga performa tim belum stabil.

"Hal lain yang juga perlu dipahami adalah sebagian besar pemain belum mencapai level kebugaran yang optimal. Ada yang mungkin baru berada di kisaran 40-50 persen, ada yang 60-70 persen, bahkan ada yang sekitar 80 persen," ucap Iwan Budianto.

Persiapan Arema FC menuju Piala Presiden 2026 juga terbilang singkat, berlangsung kurang dari dua pekan. Ditambah banyaknya pemain baru, proses membangun chemistry belum berjalan maksimal.

"Alasannya sederhana. Pertama, kondisi fisik mereka memang belum sepenuhnya siap. Kedua, chemistry antarpemain juga belum terbentuk dengan baik," kata Iwan Budianto.

Dengan latar tersebut, manajemen menilai performa Arema FC akan meningkat seiring waktu. Adaptasi dan kebugaran diharapkan terus membaik pada pertandingan-pertandingan berikutnya di ajang pramusim ini.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Asad Arifin
Read Entire Article
Kabar berita |