Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan

5 hours ago 1

Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi guru. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat merespons soal adanya kekurangan guru sebanyak 4.600 orang untuk sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri.

Dampak dari kondisi itu membuat banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. 

Kepala Disdik Provinsi Jabar Purwanto pun membenarkan mengenai kabar kekurangan tenaga pendidik sebanyak 4.600 orang.

Pemprov pun angkat tangan. Purwanto memastikan hal tersebut tidak bisa ditangani hanya dari pemerintah provinsi, karena kebijakan menyangkut pemerintah pusat.

"Iya, kalau kekurangan guru kami itu kan enggak bisa, kebijakannya enggak bisa dari kami. Setiap berkenaan dengan kepegawaian kan berkenaan dengan kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi, ya kami memang kekurangan guru. Mencapai 4.600," kata Purwanto di Bandung, Senin (10/8).

Rekrutmen tenaga pendidik itu sendiri, kata Purwanto sudah masuk pada kebijakan pemerintah pusat, sehingga ada perbedaan mekanisme dari tahun sebelumnya yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah untuk merekrut tenaga pendidik baru.

"Rekrutmen dari pusat. Kami enggak rekrut. Rekrutmennya kan enggak seperti dulu lagi. Jadi, kami kalau misalnya sekarang merekrut, ya menunggu bagaimana pemerintah pusat," ujarnya.

Karena perekrutan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah provinsi, Disdik Jabar berupaya menangani dengan memaksimalkan tenaga pendidik yang saat ini ada.

Disdik Jabar mengakui kekurangan 4.600 guru SMA, SMK, dan SLB negeri. Rekrutmen menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara jam mengajar guru dimaksimalkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |