Jamaludin Malik DPR Dukung Pengembangan Hidrogen Nasional, Penguasaan Teknologi & SDM Jadi Kunci Daya Saing Indonesia

2 weeks ago 13

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Jamaludin Malik. Foto: Dok. DPR

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Jamaludin Malik menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen nasional.

Menurutnya, pengembangan hidrogen tidak hanya menjadi bagian dari strategi transisi energi, tetapi juga harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun penguasaan teknologi, memperkuat riset, dan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam industri energi masa depan.

Jamaludin Malik mengatakan, pengembangan 93 proyek hidrogen dengan potensi investasi sekitar Rp32 triliun merupakan peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat industri nasional.

Oleh karena itu, investasi yang masuk harus menghasilkan alih teknologi, meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperkuat industri nasional, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia.

"Kami mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diimplementasikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen nasional. Langkah ini harus menjadi momentum untuk membangun kemandirian teknologi, memperkuat inovasi, dan meningkatkan daya saing industri Indonesia di tengah perkembangan industri energi global," kata Jamaludin Malik dalamm keterangan tertulis pada Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan industri hidrogen karena didukung sumber energi baru dan terbarukan yang melimpah.

Kawasan panas bumi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Lampung, potensi tenaga air di Kalimantan Utara dan Sulawesi, serta berbagai kawasan industri di Indonesia harus dipersiapkan menjadi bagian dari ekosistem hidrogen nasional melalui penguatan riset, pendidikan vokasi, infrastruktur, dan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, serta dunia usaha.

Dia menegaskan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi hidrogen.

Anggota Komisi XII DPR RI Jamaludin Malik menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen nasional.

Read Entire Article
Kabar berita |