jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilakukan dengan berbagai strategi, mulai dari penanganan manual melalui jalur darat hingga pemadaman dari udara menggunakan drone dan helikopter water bombing.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan strategi tersebut disesuaikan dengan kondisi medan dan perkembangan kebakaran di lapangan.
"Penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan satu metode. Tim gabungan menyiapkan sejumlah langkah yang disesuaikan dengan kondisi medan dan perkembangan kebakaran baik dengan pemadaman secara manual di darat maupun udara seperti drone hingga helikopter water bombing," kata Isnugroho di Lumajang, Minggu (9/8).
Menurut dia, penanganan kebakaran di kawasan Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Isnugroho menyebut titik pengambilan air berjarak sekitar 7 kilometer dari lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air untuk pemadaman melalui jalur darat membutuhkan dukungan dan strategi khusus.
"Selain jarak sumber air, akses menuju titik api memiliki medan yang curam. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi mobilisasi personel maupun peralatan menuju lokasi kebakaran," ujarnya.
Medan yang terjal juga membuat petugas harus menyesuaikan mobilisasi personel dan peralatan menuju titik api. Selain itu, banyaknya dahan dan ranting kering di sekitar lokasi menjadi material yang mudah terbakar dan berpotensi mempercepat penyebaran api, terutama ketika angin bertiup cukup kencang.
Perubahan arah angin juga terus dipantau karena dapat memengaruhi arah pergerakan api.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

