jogja.jpnn.com, BANTUL - Pria bernama Gerardus Permanaditya mendapat kecaman publik karena video nirempati yang beredar di media sosial.
Dalam video tersebut ia diduga mengolok-olok siswa yang mengalami masalah kesehatan setelah menyantap makanan dari program makan bergizi gratis (MBG).
Di videonya, pria yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul itu mengucap perkataan sindiran.
"Gua makan chicken katsu masakan kemarin. Apakah masih enak? Oh tidak. Ingatanku hilang tujuh puluh persen," ucapnya.
Ungkapan tersebut diduga menyindir seorang siswi di Karo, Sumater Utara yang mengalami masalah kesehatan dan penurunan ingatan setelah menyantap MBG.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja menekankan pentingnya empati.
"Prinsipnya pemkab sudah koordinasi ke koordinator SPPG Bantul untuk ditindaklanjuti. Agar semua bijak dan selalu berempati," kata Agus pada Minggu (20/9).
Panewu Dlingo Marjihidayat mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















