Kasus Arogansi Kombes Teddy Fanani, Wakapolda Sumbar: Momen Bagi Kami Introspeksi

18 hours ago 10

 Momen Bagi Kami Introspeksi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumbar Brigjen Pol Solihin (tengah) saat memberikan keterangan pers di Padang, Senin (10/8). ANTARA/FathulAbdi

jpnn.com - Polda Sumatera Barat menjadikan perselisihan antara perwira Polri dan pengemudi di Kota Padang sebagai bahan introspeksi internal guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Adapun perwira menengah Polda Sumbar yang arogan itu ialah Kombes Teddy Fanani yang menjabat direktur reserse kriminal umum (dirreskrimum).

Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Sumbar Brigjen Solihin menyebut peristiwa itu menjadi pelajaran bagi seluruh personel Polda Sumbar untuk meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

"Peristiwa ini adalah momen bagi kami untuk melakukan introspeksi internal, tidak boleh terulang kembali," katadia, Senin (10/8/2026).

Menurut Solihin, introspeksi diperlukan agar Polri dapat menjalankan peran untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

"Peristiwa ini adalah pelajaran berharga bagi seluruh personel Polda Sumbar, termasuk bagi saya sendiri, tanpa terkecuali," ujarnya.

Solihin menyampaikan permintaan maaf kepada pengemudi yang menjadi pihak dalam perselisihan tersebut, serta kepada masyarakat atas kejadian yang melibatkan perwira menengah Polda Sumbar Kombes Teddy Fanani.

Wakapolda juga menyampaikan apresiasi kepada pengemudi yang bersedia memberikan maaf sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Wakapolda Sumbar Brigjen Solihin menyebut peristiwa arogansi Kombes Teddy Fanani dengan pengemudi menjadi pelajaran bagi polisi di Sumbar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |