Kasus Kebakaran di Gunungkidul Melonjak 2 Lipat, Sampah Jadi Pemicu Utama

6 days ago 18

Kamis, 23 Juli 2026 – 07:40 WIB

Kasus Kebakaran di Gunungkidul Melonjak 2 Lipat, Sampah Jadi Pemicu Utama - JPNN.com Jogja

Pemadaman kebakaran berupaya memadamkan api di tempat rongsokan. Foto: Humas Polres Bantul

jogja.jpnn.com, GUNUNGKIDUL - Ancaman kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Gunungkidul meningkat signifikan selama musim kemarau tahun ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul melalui Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) mencatat adanya lonjakan kasus yang mencapai dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kasubag TU UPT Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono mengungkapkan bahwa sejak awal 2026 hingga saat ini, telah terjadi delapan kejadian kebakaran lahan. Jumlah ini meningkat drastis dari tahun lalu yang hanya mencatatkan empat kasus.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, rata-rata kebakaran disebabkan aktivitas masyarakat yang membakar sampah. Adanya kelalaian, api membesar dan membakar lahan," ujar Ngadiyono, Rabu (22/7).

Kondisi ini diprediksi masih dapat berlanjut mengingat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan musim kemarau masih akan berlangsung.

Menanggapi lonjakan kasus tersebut, pihak Damkarmat Gunungkidul memperketat pengawasan serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat.

Uniknya, pencegahan tidak hanya dilakukan lewat imbauan konvensional, tetapi juga memanfaatkan konten kreatif di media sosial.
Damkarmat meluncurkan kampanye berupa video parodi tanpa dialog guna menarik perhatian warga.

"Konsep parodi tanpa suara agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan betul mendapat respons positif dari masyarakat. Ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga untuk tidak lagi membakar sampah sembarangan," tambah Ngadiyono.

Kepala BPBD Gunungkidul Purwono mengimbau keras agar masyarakat segera menghentikan kebiasaan membakar sampah maupun sisa tanaman.

Kasus kebakaran di Gunungkidul pada tahun ini melonjak dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |