KDMP dan Kampung Industri Dinilai Jadi Kunci Hilirisasi Ekonomi Desa

4 days ago 5

Jumat, 07 Agustus 2026 – 14:00 WIB

KDMP dan Kampung Industri Dinilai Jadi Kunci Hilirisasi Ekonomi Desa - JPNN.com Jabar

Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP ASPRINDO Abdullah Rasyid menilai sinergi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Industri dapat mengubah desa menjadi pusat produksi, menciptakan pengusaha baru, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal. Foto: source for jpnn

jabar.jpnn.com, JAKARTA - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Namun, keberhasilan program tersebut tidak cukup hanya diukur dari pembangunan sarana fisik seperti kantor, gudang, maupun gerai koperasi, melainkan dari kemampuannya mendorong masyarakat mengolah potensi ekonomi daerah menjadi produk bernilai tambah.

Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO), Abdullah Rasyid, mengatakan kehadiran KDMP membawa harapan besar bagi penguatan ekonomi desa melalui pemangkasan rantai distribusi, perluasan akses pembiayaan, pembukaan pasar, serta peningkatan posisi tawar petani, nelayan, peternak, perajin, dan pelaku usaha mikro.

"Sarana fisik memang dibutuhkan, tetapi tidak boleh menjadi ukuran utama keberhasilan. Yang penting adalah KDMP mampu membuat desa mengolah kekayaan ekonominya sendiri," ujar Rasyid kepada awak media, Jumat (7/8/2026).

Rasyid yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Imigrasi menilai Program Kampung Industri yang tengah dikembangkan ASPRINDO memiliki keterkaitan yang kuat dengan KDMP.

Menurutnya, kedua program tersebut dapat dipadukan dalam satu desain pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk lokal.

Ia menjelaskan, KDMP berperan sebagai kelembagaan ekonomi yang menghimpun dan mengorganisasi masyarakat, sedangkan Kampung Industri membangun ekosistem produksi mulai dari penyediaan bahan baku, pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, proses pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran dan akses pasar.

"KDMP menyediakan kelembagaan ekonomi yang dekat dengan masyarakat, sedangkan Kampung Industri membangun ekosistem produksi berdasarkan potensi unggulan setiap wilayah. Pertemuan antara keduanya dapat mengubah wajah ekonomi desa," katanya.

Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP ASPRINDO Abdullah Rasyid menilai sinergi KDMP dan Kampung Industri dapat mengubah desa menjadi penggerak ekonomi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |