Kekurangan Guru Capai 4.600 Orang, Pendidikan di Jabar Hadapi Ancaman Serius

5 hours ago 1

Senin, 10 Agustus 2026 – 16:30 WIB

Kekurangan Guru Capai 4.600 Orang, Pendidikan di Jabar Hadapi Ancaman Serius - JPNN.com Jabar

Ilustrasi guru. Foto: dok.JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat merespons soal adanya kekurangan guru sebanyak 4.600 orang untuk sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri.

Dampak dari kekurangan ini yaitu banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. 

Kepala Disdik Provinsi Jabar, Purwanto pun membenarkan mengenai kabar kekurangan tenaga pendidik sebanyak 4.600 orang.

Dia memastikan hal tersebut tidak bisa ditangani hanya dari pemerintah provinsi, karena kebijakan menyangkut pemerintah pusat.

"Iya, kalau kekurangan guru kami itu kan nggak bisa, kebijakannya nggak bisa dari kita gitu ya. Kita setiap berkenaan dengan kepegawaian kan berkenaan dengan kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi ya kita memang guru kurang gitu. Itu mencapai 4.600-an kan kurangnya," kata Purwanto di Bandung, Senin (10/8/2026).

Rekrutmen tenaga pendidik itu sendiri, kata Purwanto sudah masuk pada kebijakan pemerintah pusat, sehingga ada perbedaan mekanisme dari tahun sebelumnya yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah untuk merekrut tenaga pendidik baru.

"Rekrutmen kan dari pusat. Kita nggak rekrutnya, rekrutmennya kan nggak kayak dulu lagi. Jadi kita kalau misalnya sekarang ngerkrut ya nunggu bagaimana pemerintah pusat," ucapnya.

Karena perekrutan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah provinsi, Disdik Jabar berupaya menangani dengan memaksimalkan tenaga pendidik yang saat ini ada.

Disdik Jabar mengakui kekurangan 4.600 guru SMA, SMK, dan SLB negeri. Rekrutmen menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara jam mengajar guru dimaksimalkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |