Kemendagri Panggil 10 Pimpinan Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu, Demo 7 September Batal?

4 hours ago 2

Kemendagri Panggil 10 Pimpinan Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu, Demo 7 September Batal?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pertemuan dengan Kemendagri terkait pemetaan mitigasi dan pengamanan aksi 7 September 2026 serta penyampaian empat tuntutan PPPK dan PPPK paruh waktu. Foto dok. AP3KI for JPNN

jpnn.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memanggil 10 pimpinan forum PPPK dan PPPK paruh waktu. Pertemuan berlangsung pagi ini (3/9) pukul 08.00 WIB.

Ketua Umum Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI) Nur Baitih mengungkapkan, adanya pertemuan hari ini berawal ketika ditelepon dirjen Polhukam Kemendagri pada Senin, 31 Agustus 2026. Tujuannya minta berkoordinasi untuk 7 September nanti.

"Beliau mempertanyakan mengapa AP3KI yang sudah bertemu dengan Kemendagri, tetapi tetap ada acara silaturahmi nasional (silatnas) 7 September 2026," terang Nur Baitih kepada JPNN, Kamis (3/9/2026).

AP3KI selanjutnya bertemu Kemendagri pada Selasa, 1 September menjelaskan semua tuntutan forum-forum PPPK dan PPPK seperti apa.

AP3KI menyampaikan bahwa aksi ini sebagai bentuk protes kenapa pengumuman pemerintah pada 18 Agustus hanya mengakomodasi guru dan tidak semua jabatan disebutkan. Apa tujuan pemerintah dengan mengkotak-kotakkan guru, tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga teknis.

"Kami minta kepada Dirjen Polhum agar bisa menjembatani semua ketua aliansi dengan Bu MenPANRB, Menteri Keuangan, dan juga Wakil Ketua DPR RI Pak Dasco agar diberikan penjelasan yang bisa mengklarifikasi statement mereka," tutur Nur.

Nah, hari ini lanjut Nur adalah undangan untuk semua aliansi agar mendengarkan jawaban dari tuntutan AP3KI juga.

Adapun 10 pimpinan forum PPPK dan PPPK paruh waktu yang diundang Kemendagri sebagai berikut:

Kemendagri memanggil 10 pimpinan Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu menjelang demo besar 7 September. Ada apa?

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |