Kepala Bakom RI Pastikan Program MBG Lanjut, Hanya Pembangunan Dapur Baru yang Disetop

4 days ago 5

Kepala Bakom RI Pastikan Program MBG Lanjut, Hanya Pembangunan Dapur Baru yang Disetop

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/6/2026) ANTARA/Prisca Triferna

jpnn.com, JAKARTA - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah keras isu penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menegaskan program unggulan pemerintah ini tetap berjalan normal di lapangan, meskipun saat ini tengah diberlakukan moratorium pembangunan dapur baru.

Menjawab pertanyaan wartawan seusai konferensi pers di Jakarta, Rabu, Kepala Bakom RI Qodari menjelaskan bahwa pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik tengah melakukan pembenahan secara menyeluruh dalam pelaksanaan dan tata kelola MBG.

"Pelaksanaan MBG itu tidak berhenti, tetapi SPPG yang sedang tahapan persiapan itu memang setop dulu," kata Qodari merespons pernyataan soal isu penghentian MBG di sejumlah sekolah.

Dalam kesempatan itu dia juga merespons kabar penghentian operasional sejumlah SPPG, menyebut bahwa moratorium hanya berlaku untuk pembangunan baru dapur MBG.

"Jadi mungkin ini ada semacam koinsidensi, di mana ada rencana untuk moratorium pembangunan, persiapan pembangunan SPPG baru dengan distribusi anggaran, top up yang dipergunakan untuk operasional dari MBG di SPPG," jelasnya.

Ketika ditanya sampai kapan moratorium SPPG baru itu akan berlaku, Qodari menyampaikan terkait hal tersebut akan berdasarkan kebijakan BGN dan rincian selanjutnya akan diputuskan oleh Kepala BGN Nanik S. Deyang.

Dia menyoroti bahwa proses perbaikan dan evaluasi terus dilakukan saat ini untuk memastikan program itu dapat mencapai targetnya yaitu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah keras isu penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |