jatim.jpnn.com, SURABAYA - Bagi Sari (30), mempersiapkan dana hari tua sempat bukan prioritas. Sebagai pekerja sekaligus anak yang membantu orang tua, sebagian besar penghasilannya habis untuk kebutuhan sehari-hari.
Namun, pertanyaan sederhana mulai muncul: bagaimana jika kondisi itu terus berlanjut hingga usia pensiun?
Fenomena ini bukan hal baru. Banyak pekerja, terutama perempuan dengan peran ganda, masih menunda perencanaan keuangan jangka panjang, padahal menunda justru menjadi kesalahan terbesar dalam menyiapkan masa depan finansial.
Data menunjukkan sekitar 63 persen pekerja di Indonesia belum memiliki dana hari tua. Kondisi ini berisiko membuat seseorang tetap bekerja di usia lanjut atau bergantung pada orang lain, apalagi Indonesia tengah menuju populasi menua dengan masa pensiun yang semakin panjang.
Di sisi lain, kebutuhan hidup terus meningkat. Biaya kesehatan naik seiring usia, sedangkan inflasi membuat biaya hidup makin mahal.
Certified Financial Planner Priskilla Fachruddin menjelaskan perencanaan dana pensiun bisa dimulai dari hal sederhana.
“Mulai dari menentukan usia pensiun dan gaya hidup yang diinginkan. Dari situ bisa dihitung kebutuhan dana dan mulai dialokasikan secara konsisten,” ujar Sari, Kamis (2/4).
Sebagai gambaran, kebutuhan dana pensiun bisa dihitung dari persentase pengeluaran saat ini. Mulai dari 75–80 persen untuk gaya hidup sederhana, hingga 120 persen jika ingin tetap aktif di masa tua.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4270826/original/010293200_1671790149-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478324/original/007254400_1768898639-MIROSLAV-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5173290/original/082325700_1742827637-20250324BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Bahrain_6.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103420/original/086995100_1737456653-Timnas_Indonesia_-_Aksi-Aksi_Rizky_Ridho_di_Timnas__Persija_dan_Persebaya_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478143/original/067572000_1768893002-ramos.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425295/original/049947100_1764220613-Ian_Puleio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461778/original/027475200_1767441213-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244236/original/046656300_1749145008-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-20.JPG)