Masuk dalam Daftar Hitam AS, BYD Angkat Suara

3 days ago 11

Masuk dalam Daftar Hitam AS, BYD Angkat Suara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BYD masuk daftar hitam AS. Foto ilustrasi: ridho

jpnn.com - Produsen otomotif asal China, BYD, angkat suara setelah namanya masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang dirilis Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS).

Perusahaan yang bermarkas di Shenzhen itu menegaskan bahwa mereka bukan perusahaan militer China maupun pihak yang berkontribusi terhadap industri pertahanan negara tersebut.

Oleh karena itu, BYD menilai tidak ada alasan yang membenarkan pencantuman namanya dalam daftar tersebut.

Pernyataan itu disampaikan melalui dokumen yang diajukan ke Bursa Efek Hong Kong pada Selasa (9/6), menyusul pembaruan daftar "Perusahaan Militer China yang Beroperasi di Amerika Serikat" oleh Departemen Pertahanan AS.

Dalam dokumen tersebut, BYD menyebut daftar hitam bukan merupakan daftar sanksi.

Oleh sebab itu, pencantuman nama perusahaan tidak akan memengaruhi kegiatan bisnis maupun transaksi dengan para mitra usaha, kecuali yang berkaitan dengan Departemen Pertahanan AS.

"Grup BYD bukan perusahaan militer China maupun kontributor fusi militer-sipil terhadap basis industri pertahanan China," demikian pernyataan perusahaan.

BYD juga menegaskan bahwa pembatasan pengadaan pemerintah AS yang terkait dengan daftar tersebut tidak berdampak pada operasional bisnis perusahaan.

BYD, angkat suara setelah namanya masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang dirilis Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |