bali.jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah akan memisahkan layanan angkutan logistik dan penumpang di lintasan Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan Gilimanuk, Jembrana.
Strategi yang mengadopsi pola sukses Merak-Bakauheni ini bertujuan untuk mengurai kemacetan kronis di pelabuhan penyeberangan tersebut.
"Kami ingin memisahkan layanan angkutan barang dan orang.
Polanya kurang lebih sama seperti yang kami terapkan di Merak-Bakauheni," ujar Menhub Dudy Purwagandhi dilansir dari Antara.
Guna merealisasikan rencana ini, Kemenhub berkolaborasi dengan Pemprov Bali dan Pelindo untuk mengoptimalkan kawasan Celukan Bawang sebagai pusat layanan angkutan logistik baru.
Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas dan kelancaran arus transportasi dari dan menuju Pulau Bali.
Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan memisahkan layanan angkutan penumpang dan angkutan barang.
Targetnya, arus kendaraan tidak lagi terkonsentrasi pada satu pelabuhan, yang diharapkan mampu meningkatkan kelancaran operasional penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)

