Mensesneg Sebut Pemerintah Kebut Penanganan Karhutla demi Jaga Hubungan Regional

8 hours ago 12

Mensesneg Sebut Pemerintah Kebut Penanganan Karhutla demi Jaga Hubungan Regional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mensesneg Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan dalam acara akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026). ANTARA/Fathur Rochman

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menjalin komunikasi intensif, baik secara formal maupun informal, dengan negara-negara tetangga guna mengantisipasi dampak sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah melakukan komunikasi dengan negara tetangga terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prasetyo menyebut komunikasi dilakukan secara informal maupun melalui jalur formal oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Kalau secara informal ada, secara formal memang sebagai negara tetangga kan juga melalui Pak Menlu tentu ada komunikasi. Makanya kita berusaha secepatnya untuk menangani karhutla ini," ujar Prasetyo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu.

Prasetyo mengatakan komunikasi tersebut dilakukan seiring upaya pemerintah mempercepat penanganan karhutla di dalam negeri.

Pemerintah, kata Prasetyo, terus memperkuat penanganan karhutla di lapangan melalui koordinasi lintas sektor.

Penambahan sejumlah peralatan, seperti helikopter water bombing dan alat pelindung diri (APD), serta penambahan pasukan telah dilakukan untuk memperkuat penanganan karhutla.

Selain itu, pemerintah pusat telah membagi penugasan kepada sejumlah pejabat setingkat menteri untuk memberikan perhatian khusus terhadap penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

Pemerintah Indonesia menjalin komunikasi intensif dengan negara-negara tetangga guna mengantisipasi dampak sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |