Merana di Atas Cahaya, Jinan Lakeisha Terinspirasi Kisah Kerajaan Mataram

5 hours ago 6

Merana di Atas Cahaya, Jinan Lakeisha Terinspirasi Kisah Kerajaan Mataram

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penyanyi Jinan Lakeisha. Foto: Dok. Demajors

jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi pendatang baru, Jinan Lakeisha merilis lagu yang berjudul Merana di Atas Cahaya.

Dirilis melalui label rekaman demajors, lagu tersebut memiliki cerita menarik bagi Jinan Lakeisha.

Dia menulis Merana di Atas Cahaya terinspirasi dari kisah cinta tragis Gusti Pembayun dan Ki Ageng Mangir dalam sejarah kerajaan Mataram.

Lagu tersebut menghadirkan sudut pandang yang jarang diangkat: pergulatan batin seorang perempuan yang harus memilih antara cinta, kesetiaan, dan takdir.

Lahir di Makassar dari ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Jawa, Jinan Lakeisha telah akrab dengan musik sejak usia dini.

Berbekal pendidikan piano klasik, dia mulai menulis komposisi dan liriknya sendiri sejak berusia enam tahun. Karakter musikal tersebut kini dituangkan dalam karya yang
memadukan musik klasik dengan penulisan lagu yang puitis.

Seluruh komposisi dan lirik lagu Merana di Atas Cahaya ditulis sendiri oleh Jinan Lakeisha, sementara proses produksi dipercayakan kepada Danny Ardiono, yang juga menangani proses mixing dan mastering.

Nuansa emosional lagu semakin kuat lewat permainan cello dari Dimawan Krisnowo Adjie asal Yogyakarta.

Penyanyi pendatang baru, Jinan Lakeisha merilis lagu yang berjudul Merana di Atas Cahaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |