Mitos Usia Galon Terbantahkan: Pakar IPB Jamin Air Guna Ulang Tetap Higienis dan Aman

6 hours ago 1

 Pakar IPB Jamin Air Guna Ulang Tetap Higienis dan Aman

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Guru Besar Pangan IPB, Prof. Nugraha Edhi Suyatma, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan usia galon guna ulang lantaran produsen AMDK telah menerapkan standardisasi sanitasi berkala yang ketat. ilustrasi. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Guru Besar Pangan IPB, Prof. Nugraha Edhi Suyatma, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan usia galon guna ulang lantaran produsen AMDK telah menerapkan standardisasi sanitasi berkala yang ketat.

Menurut dia, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) telah memiliki sistem pengendalian mutu untuk memastikan galon yang beredar tetap memenuhi persyaratan keamanan pangan.

"Mereka sudah punya standar internal terkait mutu fisik, kimia dan keamanan pangannya. Jadi, insyaallah aman," kata Nugraha.

Dia menjelaskan, hasil riset kolaborasi Seafast IPB dan BPOM menunjukkan bahwa galon yang telah digunakan hingga 50 kali dan disimpan pada kondisi ekstrem tetap memenuhi batas migrasi Bisphenol A (BPA) sesuai ketentuan BPOM. Artinya, penggunaan ulang galon tidak serta-merta menurunkan keamanan air minum di dalamnya.

Menurut Nugraha, ketahanan galon lebih ditentukan oleh cara pemakaian dibanding usia kemasan itu sendiri. Dia menjelaskan, perlakuan konsumen seperti cara mencuci maupun penggunaan yang berpotensi menggores permukaan bagian dalam galon, justru lebih memengaruhi kualitas dan keamanan kemasan.

"Jadi, perlakuan para konsumen lebih mempengaruhi usia atau ketahanan daripada galon itu menjadi cepat rusak atau tidak," katanya.

Pandangan senada disampaikan Guru Besar Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN) IPB yang mendalami bidang air, Prof. Suprihatin. Dia menegaskan hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan galon guna ulang menimbulkan gangguan kesehatan hanya karena telah digunakan dalam waktu lama.

"Selama ini tidak ada laporan ilmiah yang menunjukkan galon guna ulang menimbulkan dampak kesehatan hanya karena faktor usia pemakaian," katanya.

Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan usia galon guna ulang lantaran produsen AMDK telah menerapkan standardisasi sanitasi berkala yang ketat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |