MotoGP: Pernah Jadi Juara Dunia, Joan Mir Kini Merasa Tak Dianggap

5 hours ago 1

 Pernah Jadi Juara Dunia, Joan Mir Kini Merasa Tak Dianggap

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Joan Mir. Foto: GLYN KIRK/AFP.

jpnn.com - Status juara dunia MotoGP ternyata tidak selalu membuat Joan Mir merasa mendapatkan pengakuan yang layak.

Pembalap Honda itu mengaku pencapaiannya bersama Suzuki pada 2020 masih dipandang sebelah mata.

Mir membuat kejutan besar ketika membawa Suzuki merebut gelar Juara Dunia. Kala itu, Mir menjadi pembalap terakhir di luar Honda, Yamaha, dan Ducati yang mampu mengangkat trofi MotoGP.

Merasa Prestasinya Diremehkan

Musim 2020 memang berlangsung dalam situasi tidak biasa karena pandemi. Kalender balapan hanya terdiri dari 14 seri, tetapi Mir mampu tampil konsisten sepanjang musim.

Dia hanya meraih satu kemenangan, tetapi enam kali lainnya berhasil finis di podium. Koleksi 171 poin akhirnya cukup untuk mengantarkannya menjadi kampiun.

Meski begitu, Mir merasa pencapaian tersebut belum mendapatkan apresiasi sebagaimana mestinya.

"Saya terkadang merasa gelar itu kurang mendapatkan pengakuan. Mungkin karena saya meraihnya bersama Suzuki, bukan dengan pabrikan yang selama ini lebih sering menjadi juara," ucapnya.

Bangga dengan Sejarah Suzuki

Mir justru menilai keberhasilannya bersama Suzuki memiliki nilai tersendiri. Pabrikan Jepang tersebut saat itu sudah lebih dari dua dekade tidak meraih gelar juara dunia di kelas utama.

Status juara dunia MotoGP ternyata tidak selalu membuat Joan Mir merasa mendapatkan pengakuan yang layak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |