Nama Ketua DPRD Jateng Disebut Terlibat Korupsi MBG

4 days ago 7

Rabu, 10 Juni 2026 – 16:55 WIB

Nama Ketua DPRD Jateng Disebut Terlibat Korupsi MBG - JPNN.com Jateng

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah Sumanto. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah Sumanto menjadi perbincangan seusai diduga terlibat dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret nama mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya.

Sumanto mengaku kaget setelah mengetahui namanya dicatut bersama 26 politikus lainnya. Termasuk di antaranya Ketua DPRD Jawa Timur M. Musyafak Rouf.

Dia pun membantahnya. "Informasi yang beredar itu sama sekali tidak benar. Soal MBG kan sepenuhnya kewenangan pusat. Saya juga tidak kenal dengan Pak Sony Sanjaya," ujarnya, Rabu (10/6).

Spekulasi mengenai keterlibatan sejumlah pihak kian berkembang setelah kuasa hukum Sony Sanjaya menyatakan bahwa kliennya siap menjadi justice collaborator dan membuka nama-nama lain yang diduga terkait dalam perkara tersebut.

Sumanto menyatakan bahwa pelaksanaan Program MBG merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui lembaga yang telah ditunjuk. Karena itu, tudingan yang menyebut dirinya ikut mengatur atau terlibat dalam penentuan titik SPPG dinilai tidak memiliki dasar.

Dia mengaku terkejut ketika jabatan Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng) dikaitkan dengan kasus yang saat ini menjadi perhatian publik tersebut. Menurutnya, penyebutan namanya dalam berbagai unggahan media sosial maupun pesan berantai tidak didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sumanto juga menyebut bahwa hingga saat ini dirinya tidak pernah berkomunikasi maupun memiliki hubungan kerja dengan Sony Sanjaya. Oleh karena itu, dia menilai tuduhan yang diarahkan kepadanya hanya sebatas spekulasi tanpa disertai bukti yang jelas.

Dia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta merugikan pihak-pihak yang namanya dicatut tanpa dasar.

Diduga nama Ketua DPRD Jateng terlibat dalam kasus korupsi Program MBG.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |