Orasi Ilmiah Wamendikti Fauzan: Kampus Harus Jadi Problem Solver Bagi Masyarakat

2 weeks ago 8

Kamis, 23 Juli 2026 – 17:56 WIB

 Kampus Harus Jadi Problem Solver Bagi Masyarakat - JPNN.com Jateng

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Fauzan saat orasi ilmiah dalam Dies Natalis Ke-45 UPGRIS. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Fauzan menyatakan perguruan tinggi tidak cukup menyandang akreditasi unggul, tetapi berkontribusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Fauzan saat orasi ilmiah dalam Dies Natalis Ke-45 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Kamis (23/7).

“Yang dituntut sekarang adalah peran perguruan tinggi dalam berkontribusi terhadap persoalan-persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujar Fauzan.

Dalam hal ini juga tertuju pada UPGRIS yang saat ini status akreditasinya Unggul. Kendati begitu, dia mengapresiasi transformasi UPGRIS menembus Unggul dalam waktu yang cepat di usia ke 45 tahun ini.

“Menurut saya transformasi yang sangat bagus dan relatif cepat karena dalam usia yang ke 45 telah mencapai titik akreditasi unggul dan itu tidak semua perguruan tinggi,” katanya.

Bagi Fauzan, sudah tak zaman lagi kampus asyik berada dalam menara gading. Dia menyatakan bangsa ini butuh penyelesaian dari berbagai persoalan mulai dari pengangguran, kemudian kesehatan, energi, dan lain sebagainya, termasuk pangan.

Dia memandang perguruan tinggi yang notabene gudang Sumber Daya Manusia (SDM) unggul harus meninggalkan ekslusifitas. UPGRIS, dalam hal ini juga dituntut menggelar karpet keinklusifan dengan mencurahkan potensi yang dimiliki.

“Dosen-dosennya hebat, risetnya hebat, mahasiswanya hebat, itu tidak hanya dinikmati oleh institusi, tetapi dijadikan sebagai gerakan untuk mendukung menyelesaikan program-program yang ada di daerah,” katanya.

Bangsa ini butuh penyelesaian dari berbagai persoalan mulai dari pengangguran, kemudian kesehatan, energi, dan lain sebagainya, termasuk pangan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |