jpnn.com - BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami kekurangan guru di sekolah negeri sebanyak 850 orang.
Namun, saat ini sudah berkurang setelah pemerintah pusat mengangkat 200 guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Solusi untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Bogor mengerahkan 135 mahasiswa dari dua perguruan tinggi melalui Program Mahasiswa Mengajar Tahun Ajaran 2026/2027.
Ratusan mahasiswa tersebut kan bertugas membantu kegiatan belajar mengajar selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026, di 22 sekolah menengah pertama negeri dan 63 sekolah dasar negeri.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan program itu menjadi langkah cepat pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar di tengah keterbatasan jumlah tenaga pendidik.
"Program ini adalah salah satu solusi cepat dari Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Bogor, khususnya Universitas Pakuan dan Universitas Ibn Khaldun, dalam menyikapi terjadinya kekurangan guru mengajar," ujar dia saat meluncurkan program tersebut di Graha Pakuan Siliwangi, Universitas Pakuan, Bogor, Senin (20/7).
Dia menjelaskan pengadaan guru Aparatur Sipil Negara menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), sehingga pemerintah daerah perlu menghadirkan solusi sementara melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Selain membantu sekolah yang mengalami kekurangan guru, katanya, program tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman mengajar secara langsung sebelum memasuki dunia kerja.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)



