Pertenakan Sapi Perah Terbesar Mulai Dibangun di Brebes

1 day ago 5

Senin, 20 Juli 2026 – 16:50 WIB

Pertenakan Sapi Perah Terbesar Mulai Dibangun di Brebes - JPNN.com Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri saat peletakan batu pertama peternakan sapi perah PT Global Dairi Bersama di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7). FOTO: Humas Pemprov Jateng.

jateng.jpnn.com, BREBES - Peternakan sapi perah 30 ribu ekor di lahan 710 hektare dengan nilai investasi senilai Rp 1,2 triliun mulai dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7).

Peternakan milik PT Global Dairi Bersama ini dilengkapi dengan pengolahan susu, pengolahan limbah kotoran menjadi biogas dan pupuk, serta sentra pakan ternak.

“Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi seusai peletakan batu pertama.

Menurutnya, Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu.

Dia menyebut saat ini populasi sapi perah di Jawa Tengah sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu sekitar 78.465 ton per tahun. Sementara itu, kebutuhan susu di Jawa Tengah mencapai sekitar 94.730 ton per tahun.

“Jadi selama ini kami masih membutuhkan susu hampir sekitar 22 ribu ton per tahun, itu masih kami ambil dari provinsi lain. Kalau nanti ini berdiri, sudah berlebih-lebih kami untuk kebutuhan susunya,” ujarnya.

Selama ini, kata Luthfi, Jawa Tengah menjadi daerah yang banyak dilirik investor, mengingat  kondusivitas wilayah, perizinan mudah dan tenaga kerja kompetitif.

“(Peternakan, red) ini termasuk padat modal, satu sisi mengembangkan investasi yang besar sekali, sisi lainnya memberdayakan masyarakat sekitar,” katanya.

Mulai dibangun, peternakan sapi perah terbesar di Kabupaten Brebes. Nilai investasi mencapai Rp 1,2 triliun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |