jateng.jpnn.com, SEMARANG - Polisi menyiapkan langkah ekshumasi terhadap makam Sutrimo untuk mengungkap penyebab kematiannya.
Namun, pelaksanaan ekshumasi eks Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah itu masih menunggu keputusan penyidik Polda Metro Jaya.
“Apakah nanti akan dilaksanakan ekshumasi, tentu saja ini setelah ada informasi dari penyidik Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah saja siap membantu untuk pelaksanaan ekshumasi, apakah itu persiapan, kemudian pelaksanaan, maupun nanti pasca dari pelaksanaan ekshumasi,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Yuliyanto ditemui JPNN.com, Senin (10/8).
Kombes Yuliyanto mengarakan ekshumasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendapatkan kejelasan mengenai peristiwa yang menyebabkan kematian Sutrimo. Karena itu, sambil menunggu keputusan dari Polda Metro Jaya, Polresta Banyumas akan meningkatkan penjagaan terhadap makam Sutrimo.
“Untuk ekshumasi nanti kami masih menunggu kabar dari Polda Metro Jaya. Sementara ini karena ini (ekshumasi, red) adalah bukti penting untuk bisa mengetahui kejelasan dari peristiwa tersebut, maka Polresta Banyumas ini akan intensif untuk menjaga makam,” ujarnya.
Menurutnya, proses ekshumasi nantinya akan melibatkan dokter ahli yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pemeriksaan jenazah. “Hasil dari ekshumasi ini kan nanti akan diuji kembali, akan diuji di laboratorium yang kompeten,” katanya.
Proses tersebut nantinya melibatkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Banyumas, dan Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, keluarga Sutrimo melaporkan kematian anggota keluarganya ke Polresta Banyumas pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Keluarga mengajukan lima orang saksi untuk dimintai keterangan.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

