Polri Dinilai Berhasil Cegah Eskalasi Kerusuhan Saat Demonstrasi 27 Agustus

4 hours ago 9

Polri Dinilai Berhasil Cegah Eskalasi Kerusuhan Saat Demonstrasi 27 Agustus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Para narasumber diskusi bertajuk "Menjaga Demokrasi, Mencegah Kerusuhan: Respons Publik Terhadap Penanganan Aksi 27 Agustus 2026" yang digelar koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Indonesia Sadar Politik (ISP) di Jakarta, Senin (31/8/2026). Foto: Dok. ISP

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik mengapresiasi penanganan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.

Mereka menilai Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mampu mengendalikan situasi sehingga kericuhan yang terjadi di sejumlah titik tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Apresiasi itu disampaikan Akademisi Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta Firdaus Syam, Pengamat Hukum M. Saleh Gawi, Pengamat Kebijakan Publik Faisal Lohi, serta Direktur Indonesia Political Review Iwan Setiawan dalam diskusi publik yang digelar koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Indonesia Sadar Politik (ISP) di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Diskusi tersebut bertajuk "Menjaga Demokrasi, Mencegah Kerusuhan: Respons Publik Terhadap Penanganan Aksi 27 Agustus 2026."

Peneliti Kebijakan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan Gian Kasogi mengatakan keberhasilan pengamanan aksi tidak semata-mata dapat diukur dari ada atau tidaknya insiden.

Menurut dia, sejumlah laporan menyebut terjadi perusakan fasilitas umum, pembakaran pagar Gedung DPR/MPR, serta kericuhan di beberapa lokasi setelah rangkaian aksi berlangsung.

Polisi kemudian mengamankan 322 orang untuk menjalani pemeriksaan, terdiri dari 162 orang dewasa dan 160 anak atau remaja.

"Kurang tepat kalau kita mengatakan tidak terjadi kerusuhan sama sekali. Kerusuhan memang terjadi, tetapi yang perlu dilihat adalah apakah kerusuhan itu kemudian berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas dan tidak terkendali," kata Gian.

Sejumlah akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik mengapresiasi penanganan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |