jpnn.com, SIDOARJO - Ratusan anak-anak keracunan seusai menyantap menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan hingga saat ini jumlah santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam korban tersisa 34 orang yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo.
"Tinggal 34 santri yang masih dirawat di RSI Siti Hajar. Semua sudah dalam keadaan membaik dan sehat," kata Subandi seusai mengunjungi korban di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu.
Menurutnya, ke-34 santri yang kini sedang dirawat di rumah sakit tersebut dalam kondisi baik dan dapat kembali ke rumah masing-masing pada pagi esok hari.
Selain di RSI Siti Hajar, jumlah santri korban yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo juga telah pulang ke kediaman masing-masing pada Rabu (2/9) sore.
Dia menyebutkan lima orang santri yang telah dinyatakan boleh pulang dari RSUD Notopuro Sidoarjo merupakan lima santri terakhir di rumah sakit tersebut.
"Tersisa 34 santri yang sedang di rawat di RSI Siti Hajar saja. Selain itu semua sudah pulang," kata Subandi.
Kejadian keracunan terjadi di Ponpes Manba'ul Hikam pada Selasa (1/9) mengakibatkan setidaknya 566 santri mengalami berbagai macam gejala keracunan, seperti mual dan sakit perut serta lemas.







































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5930742/original/008593800_1778828325-Gemini_Generated_Image_71yitq71yitq71yi.jpg)