Ratusan Anak-Anak Keracunan Seusai Menyantap Makanan dari SPPG di Sidoarjo

8 hours ago 3

Ratusan Anak-Anak Keracunan Seusai Menyantap Makanan dari SPPG di Sidoarjo

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) memberi keterangan terkait kondisi santri korban dugaan keracunan di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu (2/9/2026). Ia menyatakan data terkini menampilkan tersisa 34 santri korban yang dirawat, sementara sisanya telah kembali ke kediaman masing-masing. (ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Sidoarjo)

jpnn.com, SIDOARJO - Ratusan anak-anak keracunan seusai menyantap menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan hingga saat ini jumlah santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam korban tersisa 34 orang yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo.

"Tinggal 34 santri yang masih dirawat di RSI Siti Hajar. Semua sudah dalam keadaan membaik dan sehat," kata Subandi seusai mengunjungi korban di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu.

Menurutnya, ke-34 santri yang kini sedang dirawat di rumah sakit tersebut dalam kondisi baik dan dapat kembali ke rumah masing-masing pada pagi esok hari.

Selain di RSI Siti Hajar, jumlah santri korban yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo juga telah pulang ke kediaman masing-masing pada Rabu (2/9) sore.

Dia menyebutkan lima orang santri yang telah dinyatakan boleh pulang dari RSUD Notopuro Sidoarjo merupakan lima santri terakhir di rumah sakit tersebut.

"Tersisa 34 santri yang sedang di rawat di RSI Siti Hajar saja. Selain itu semua sudah pulang," kata Subandi.

Kejadian keracunan terjadi di Ponpes Manba'ul Hikam pada Selasa (1/9) mengakibatkan setidaknya 566 santri mengalami berbagai macam gejala keracunan, seperti mual dan sakit perut serta lemas.

Ratusan anak-anak keracunan seusai menyantap menu makanan dari SPPG Tanggulangin Kali Tengah, Sidoarjo.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |