Ribuan Ikan Mati Massal di Danau Batur Bali, Badan Geologi: Bukan Indikasi Erupsi

4 days ago 3

Jumat, 24 Juli 2026 – 13:33 WIB

 Bukan Indikasi Erupsi - JPNN.com Bali

Ribuan ikan nila di keramba jaring apung di Danau Batur, Kintamani, mati terpapar semburan belereng sejak beberapa hari lalu. Dok.JPNN.com

bali.jpnn.com, BANGLI - Fenomena ribuan ikan jenis nila di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kembali terjadi.

Sejak sejak awal pekan ini ribuan ikan nila termasuk yang dibudidayakan petani setempat mengalami mati massal.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Bangli saat ini sedang menghitung estimasi jumlah ikan yang mati tersebut.

“Untuk angka jumlah ikan yang mati belum kami keluarkan karena semburan belerang masih belum berhenti betul,” ucap Kepala Dinas KPP Bangli Wayan Sarma dilansir dari Antara.

Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di lain sisi mengungkapkan fenomena ribuan ikan mati mendadak di Danau Batur dipicu dinamika limnologi dan hidrotermal alami.

Limnologi merupakan ilmu tentang ekosistem perairan darat yang kajiannya mengungkap struktur dan fungsi hubungan antara organisme perairan darat dan kaitannya dengan dinamika fisik, kimia dan biologi lingkungan.

“Ini bukan merupakan indikasi akan terjadinya erupsi di Gunung Batur,” ujar Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria.

Berdasar analisis Badan Geologi, fenomena munculnya letupan gas di danau terbesar di Bali itu berkaitan dengan dinamika alami yang terjadi di dalam kaldera Gunung Batur.

Fenomena ribuan ikan jenis nila di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kembali terjadi sejak awal pekan ini dan merugikan petani

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |