Sekolah Rakyat Karangasem Adopsi Konsep Green Building Tanpa AC, Rampung 30 Juli

3 weeks ago 11

Selasa, 14 Juli 2026 – 07:46 WIB

Sekolah Rakyat Karangasem Adopsi Konsep Green Building Tanpa AC, Rampung 30 Juli - JPNN.com Bali

Gubernur Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan sekaligus proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Senin (13/7). Foto: Humas Pemprov Bali

bali.jpnn.com, KARANGASEM - Gubernur Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan sekaligus proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Senin (13/7).

Sekolah yang berdiri di atas lahan Pemprov Bali seluas 5,6 hektare ini merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Program pendidikan berasrama ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu guna memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pemerataan akses pendidikan.

Dalam kunjungannya, Gubernur Koster menyapa calon siswa SD, SMP, dan SMA, serta mengecek kesiapan fasilitas seperti ruang kelas, asrama, tempat ibadah, hingga ketersediaan air bersih dan listrik.

Koster datang ke Sekolah Rakyat di Karangasem didampingi jajaran Kementerian PU, Kemensos, Disdikpora Bali, Dinsos P3A Bali, dan Kepala Sekolah Rakyat.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Ni Nengah Satriyani melaporkan pengerjaan Sekolah Rakyat sudah mencapai 95 persen dan target selesai pada tanggal 30 Juli 2026.

Pasalnya, pada 31 Juli 2026, sebanyak 74 siswa akan belajar secara permanen di Sekolah Rakyat di Kubu, Karangasem.

"Kami mohon waktu perbaikan dan pembersihan di lapangan.

Menurut Satriyani, bangunan Sekolah Rakyat di Kubu, Karangasem menerapkan bangunan hijau, di mana semua ruangan kelas tanpa AC

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |