Studi Ungkap Rahasia Selandia Baru Tekan Angka Perokok, Ada Peran Vape

1 day ago 2

Studi Ungkap Rahasia Selandia Baru Tekan Angka Perokok, Ada Peran Vape

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi rokok elektrik. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Prevalensi merokok di Selandia Baru turun jauh lebih cepat sejak 2018.

Studi yang diterbitkan The Lancet mengaitkan percepatan tersebut dengan kombinasi kebijakan pengendalian tembakau dan pendekatan tobacco harm reduction (THR).

Studi berjudul New Zealand's accelerating smoking decline: Lessons for tobacco harm reduction itu ditulis Profesor Emeritus Universitas Auckland Robert Beaglehole dan Ruth Bonita serta pakar kesehatan independen Ben Youdan.

Para peneliti menemukan laju penurunan prevalensi merokok orang dewasa di Selandia Baru meningkat signifikan.

Sebelum 2018, prevalensi merokok turun sekitar 3,5 persen per tahun.

Namun, pada periode 2018-2023, laju penurunannya meningkat menjadi sekitar 17,9 persen per tahun.

Menurut para peneliti, salah satu titik balik terjadi pada 2019.

Saat itu, penggunaan rokok elektronik atau vape mulai diadopsi lebih luas.

Prevalensi merokok di Selandia Baru turun jauh lebih cepat sejak 2018 dikaitkan dengan kombinasi kebijakan pengendalian tembakau dan pendekatan THR

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |