jpnn.com - GORONTALO - Tambang emas ilegal di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, longsor dan mengakibatkan korban jiwa pada Rabu (12/8). Sebanyak lima dari enam warga ditemukan meninggal dunia akibat tanah longsor di kawasan lereng bukit pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.
"Data awal yang kami terima, ada enam orang korban. Lima ditemukan meninggal dunia, dan satu orang mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala di Gorontalo, Jumat (14/8).
Sagala mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 17.30 WITA, saat para korban beraktivitas di lokasi PETI. Setelah menerima informasi kejadian, kepolisian bersama masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.
Berkat kerja sama seluruh pihak, para korban ditemukan dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato menghentikan seluruh aktivitas di lokasi dan memasang garis polisi.
Namun, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dihentikan sementara karena masih terjadi longsor susulan di kawasan tersebut.
Kepolisian mengkhawatirkan kondisi itu membahayakan keselamatan personel, sehingga proses olah TKP untuk mendalami penyebab dan kronologi kejadian belum dapat dilanjutkan.
"Saat ini proses identifikasi dan olah TKP masih dihentikan untuk sementara waktu. Pihak Polres Pohuwato juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian," ujarnya.




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
