jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru potret kemiskinan di Indonesia untuk periode Semester Pertama atau Maret 2026. Secara nasional, angka kemiskinan rata-rata tercatat berada pada tingkat 8,07 persen.
Di tengah gambaran ekonomi nasional tersebut, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,38 persen poin.
Capaian ini sekaligus menjadikan Yogyakarta sebagai wilayah dengan penurunan tingkat kemiskinan tertinggi di seluruh kawasan Pulau Jawa, meski masih menjadi daerah dengan persentase kemiskinan tertinggi.
Dengan penurunan tersebut, persentase penduduk miskin di Daerah Istimewa Yogyakarta kini berada pada angka 9,70 persen, atau setara dengan 408,87 ribu jiwa.
Jumlah tersebut menunjukkan pengurangan sebanyak 13,9 ribu jiwa jika dibandingkan dengan data pada periode September 2025.
Perbaikan kondisi ekonomi ini dialami oleh masyarakat di berbagai kawasan, di mana persentase penduduk miskin di area perkotaan melandai menjadi 9,55 persen, sementara di wilayah perdesaan turun menjadi 10,18 persen.
Pelaksana Tugas Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa keberhasilan ini didorong oleh program penanganan kemiskinan dari pemerintah pusat maupun daerah yang semakin tepat sasaran.
Berbagai intervensi sosial dinilai telah berhasil menyentuh akar permasalahan utama sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
