jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI dari fraksi Gerindra Azis Subekti menyebut 2027 harus menjadi momentum bagi Indonesia mengubah orientasi pembangunan nasional sebagai negara produktif.
"Apakah seluruh sumber daya fiskal yang kita miliki sudah benar-benar melahirkan produktivitas, nilai tambah, lapangan kerja berkualitas, dan daya saing nasional,” kata Azis, Rabu (10/6).
Azis menyebut Indonesia selama ini telah berhasil membangun fondasi sebagai negara fiskal.
Negara mampu menghimpun penerimaan, menjaga stabilitas keuangan publik, mendistribusikan sumber daya, serta memperluas layanan publik.
Namun, legislator Dapil VI Jawa Tengah (Jateng) itu mengingatkan bahwa negara fiskal belum otomatis menjadi bangsa produktif.
"Negara produktif diukur dari kemampuannya mengubah sumber daya itu menjadi kemampuan ekonomi yang terus berkembang,” kata dia.
Azis menyoroti sejumlah hambatan struktural yang masih membatasi produktivitas nasional. Semisall, budaya pembangunan berorientasi pada aktivitas administratif.
Azis mengatakan ukuran keberhasilan birokrasi selama ini kerap berhenti pada serapan anggaran, jumlah program, proyek yang selesai, atau laporan administratif.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)