Volume Sampah Anjlok Jadi 28 Ton Per Hari, Ini Jurus DLHPKP Jembrana

5 hours ago 2

Minggu, 30 Agustus 2026 – 08:11 WIB

Volume Sampah Anjlok Jadi 28 Ton Per Hari, Ini Jurus DLHPKP Jembrana - JPNN.com Bali

Aktivitas pembuangan sampah di TPA Jembrana, Bali. Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Kebijakan tegas Pemkab Jembrana membuahkan hasil positif.

Volume pembuangan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjar Peh, Desa Kaliakah, tercatat turun signifikan hingga 30 persen setelah berlakunya aturan larangan pembuangan sampah organik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Jembrana I Wayan Putra Mahardika mengatakan kebijakan yang berlaku sejak 1 Juli tersebut terbukti efektif mengurangi beban TPA yang selama ini kelebihan kapasitas.

"Tindakan tegas kami dengan melarang pembuangan sampah organik ke TPA mulai berdampak positif.

Pada Juni, volume sampah mencapai 50–62 ton per hari, kini turun drastis menjadi 28–30 ton per hari," kata I Wayan Putra Mahardika dilansir dari Antara.

Dalam skema baru ini, DLHPKP Jembrana hanya menerima pembuangan sampah non-organik di TPA.

Pengolahan sampah organik sepenuhnya dibebankan dan dikelola oleh masyarakat.

Dampaknya, masyarakat mulai aktif memilah sampah dari rumah tangga dan mengolah sampah organik secara mandiri.

Volume pembuangan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjar Peh, Desa Kaliakah, tercatat turun signifikan hingga 30 persen setelah larang buang sampah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |