Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas

5 hours ago 2

Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Investasi Exchange Traded Fund emas. Ilustrasi. foto: Sultan Amanda/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung mengungkapkan minat terhadap Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas dilaporkan terus meningkat secara signifikan di pasar global.

Berdasarkan data 2025, total aset kelolaan ETF emas global bahkan telah mencapai USD 559 miliar, dengan kepemilikan emas sebesar 4.025 ton.

Pencapaian tersebut mencerminkan semakin pentingnya peran instrumen emas di dalam ekosistem investasi global.

Oleh karena itu, Juda menyatakan pemerintah mendukung penuh perilisan ETF emas oleh pasar modal Indonesia, pada Senin (10/8).

"Jadi, yang harus diakukan hari ini bukan hanya menambah satu produk, kami sedang memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan, biar bisa bersaing dengan pasar regional maupun global," kata Juda di kantor BEI, Jakarta Selatan.

Peluncuran produk ini dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem emas nasional yang sebelumnya telah dimulai lewat pengembangan kegiatan usaha bullion atau bank emas pada 2023.

Kehadiran ETF emas tersebut sekaligus mencatatkan pencapaian, karena menghubungkan langsung pasar bullion dengan pasar modal.

Melalui integrasi tersebut, emas kini tidak lagi hanya berhenti sebagai aset yang disimpan secara pasif.

Wamenkeu Juda Agung mengungkapkan minat terhadap Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas dilaporkan terus meningkat secara signifikan di pasar global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |