Warga Jogja Mulai Mengadu Soal Perubahan Desil

1 hour ago 3

Kamis, 20 Agustus 2026 – 19:30 WIB

Warga Jogja Mulai Mengadu Soal Perubahan Desil - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Warga Jogja mulai mengeluh tentang perubahan data desil karena tidak bisa menerima bansos. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Perubahan desil di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai dikeluhkan oleh warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Desil merupakan pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Kelompok masyarakat dengan desil 1-4 merupakan penerima bantuan sosial atau bansos. Akan tetapi, perubahan data desil berpotensi menghilangkan hak mereka mendapatkan bansos.

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta menyebut sejumlah warganya mengadukan adanya perubahan desil sehingga bansos diberhentikan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta Supriyanto mengatakan masyarakat dapat mengajukan permohonan ke kelurahan.

"Berkaitan dengan dinamika perubahan desil memang ada beberapa masyarakat yang merasa tidak sesuai antara data dan kondisi sosial ekonomi. Kalau memang data tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi, dapat mengajukan usulan melalui mekanisme Musyawarah Kelurahan (Muskel) sesuai mekanisme yang ada," katanya, Kamis (20/8).

Langkah ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan kejelasan dalam kelompok desil yang mengalami perubahan.

Tahapan yang harus dilalui masyarakat, yaitu dengan menemui Ketua RT setempat guna menyampaikan data kondisi sosial sebenarnya.

Perubahan desil ini berpotensi mengakibatkan masyarakat kehilangan haknya mendapatkan bantuan sosial.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |