22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, 1,58 Juta Jiwa Terancam

1 day ago 3

Rabu, 19 Agustus 2026 – 18:00 WIB

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, 1,58 Juta Jiwa Terancam - JPNN.com Jatim

Ilustrasi kekeringan akibat kemarau (Ist)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Musim kemarau di Jawa Timur makin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 22 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah potensi kekeringan yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Jawa Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim Gatot Soebroto mengatakan berdasarkan pemetaan pihaknya, terdapat 29 kabupaten, 260 kecamatan, dan 926 desa yang berpotensi terdampak kekeringan.

Potensi tersebut diperkirakan berdampak terhadap 1.582.672 jiwa atau 489.608 kepala keluarga (KK).

"Untuk wilayah yang berpotensi kekeringan, berdasarkan pemetaan kami ada 29 kabupaten, 260 kecamatan, dan 926 desa. Potensi terdampaknya mencapai 1.582.672 jiwa atau 489.608 KK," kata Gatot di Surabaya, Rabu (19/8).

Sebanyak 22 daerah telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Daerah tersebut meliputi Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Kabupaten Malang, Jember, Sampang, Kabupaten Mojokerto, Situbondo, Tulungagung, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Jombang, Bojonegoro, Pamekasan, dan Kota Batu.

Gatot mengatakan seluruh daerah yang telah menetapkan status tersebut telah melakukan penanganan, termasuk dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengairan lahan pertanian.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah tanaman mengalami puso atau gagal panen akibat kekurangan air. Penanganan awal dilakukan menggunakan alokasi anggaran masing-masing pemerintah daerah.

Kekeringan meluas di Jawa Timur. Sebanyak 22 daerah sudah siaga, sementara 1,58 juta jiwa di 926 desa berpotensi terdampak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |