jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Bayangkan kukis dengan sentuhan rasa lele atau andaliman. Ide yang terdengar tak biasa itu ternyata muncul dalam Sayembara Cipta Rasa INA yang digelar Ina Cookies.
Bukan sekadar mencari pemenang lomba, kompetisi tersebut menjadi cara Ina Cookies menjaring gagasan dari masyarakat untuk mengeksplorasi bahan pangan lokal dan tradisional Indonesia sebagai inspirasi pengembangan produk baru.
Sebanyak 58 peserta mengirimkan ide pada tahap awal. Setelah melalui kurasi berdasarkan konsep dan video yang dikirimkan, 26 peserta akhirnya lolos ke babak grand final yang digelar di Pabrik Ina Cookies, Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Menariknya, para peserta tidak sejak awal mengetahui tantangan utama yang harus mereka hadapi di babak final.
Mereka baru diberi tahu saat kompetisi dimulai bahwa kreasi kukis yang dibuat harus memasukkan unsur kelapa.
Ketua Panitia Sayembara Cipta Rasa INA Najiha Al Sakinah mengatakan keputusan tersebut sengaja dibuat untuk menguji kemampuan peserta dalam mengembangkan ide secara spontan.
"Misteri bahannya baru kami berikan hari ini, yaitu kelapa. Sebelumnya mereka bebas mengajukan ide, karena memang bahan yang digunakan tidak kami kasih tahu dari awal," kata Najiha.
Akibatnya, peserta yang sejak awal sudah membawa konsep masing-masing, harus kembali memutar otak menyesuaikan kreasi dengan bahan yang diberikan.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















