jatim.jpnn.com, JOMBANG - Sebanyak 70 siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim) diduga mengalami keracunan seusai menyantap makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (2/9).
Dokter Puskesmas Kabuh, dr Aditya Bimantara mengatakan sebanyak 70 siswa tersebut merasakan perut melilit hingga diare ketika dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
“Tadi totalnya sekitar 70-an siswa yang ke sini. Keluhannya dominan perut melilit, diare rata-rata tiga kali, tidak ada sampai lebih lima kali, diarenya cair,” kata Aditya di Puskesmas Kabuh.
Aditya menyebut sebanyak 63 siswa yang diduga keracunan MBG itu sudah dipulangkan. Sebab, mereka hanya merasa mual serta perut melilit tapi masih bisa makan dan minum.
“Sekitar ada tujuh, terdiri dari enam siswi dan satu siswa laki-laki, kami infus, ngamar di Puskesmas karena tidak bisa menahan nyeri perut, melilit terus dan masih diare tadi pagi,” ujarnya.
Ketujuh siswa yang masih menjalani perawatan di Puskesmas tersebut sudah dalam kondisi stabil. Mereka berkemungkinan tidak sampai dirujuk ke rumah sakit.
“Ketujuh siswa yang ngamar di sini, opname Insya Allah tidak sampai dirujuk. Kita masa observasi, kondisi yang stabil baik tensi maupun nadinya, tidak sampai kejang, sadar semua,” jelasnya.
Aditya mengimbau para orang tua siswa yang masih dirawat agar tidak mengkhawatirkan kondisi anaknya. Sebab, petugas medis telah melakukan penanganan.







.jpeg)



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















