Aktivitas Merapi dalam Sehari: 1 Kali Guguran Lava, 2 Gempa Tektonik

1 week ago 38

Minggu, 13 September 2026 – 10:31 WIB

 1 Kali Guguran Lava, 2 Gempa Tektonik - JPNN.com Jogja

Gunung Merapi Siaga. Foto: Dok. BPPTKG

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanis Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta masih tergolong tinggi.

Berdasarkan pengamatan pada Sabtu (12/9/2026), status Gunung Merapi dipertahankan pada Level III atau Siaga.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan bahwa data pemantauan menunjukkan suplai magma di dalam tubuh gunung hingga kini masih terus berlangsung.

Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran di area-area yang telah dipetakan sebagai zona bahaya.

"Data kegempaan dan pemantauan harian mengindikasikan adanya suplai magma yang masih aktif. Selama periode pengamatan Sabtu kemarin, kami mencatat adanya satu kali guguran lava yang mengarah ke Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.500 meter," ujar Agus Budi Santoso dalam keterangan resminya, Minggu (13/9).

Sepanjang periode pengamatan 12 September 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, BPPTKG mencatat kegempaan didominasi oleh gempa Hybrid/Fase Banyak sebanyak 89 kali dan gempa Guguran sebanyak 66 kali dengan amplitudo 2–34 mm, durasi 43,06–168,2 detik.

Selain itu, terekam pula 2 kali gempa Vulkanik Dangkal dan 2 kali gempa Tektonik Jauh.

Secara visual, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih tebal membumbung hingga 20 meter di atas puncak.

BPPTKG mencatat bahwa aktivitas Gunung Merapi masih cukup tinggi sehingga status siaga masih dipertahankan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |