Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia

11 hours ago 4

Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bambang Soesatyo alias Bamsoet (kanan) saat menghadiri Board of Commissioners Meeting PT Siloam International Hospitals Tbk di Gedung Fakultas Kedokteran UPH Lippo Village Karawaci Banten, Kamis (6/8). Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Komisaris Independen PT Siloam International Hospitals Tbk Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengingatkan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, tekanan daya beli masyarakat, serta meningkatnya biaya layanan kesehatan, industri rumah sakit menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Di satu sisi, masyarakat membutuhkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Di sisi lain, kata Bamsoet, rumah sakit harus menjaga keberlanjutan bisnis agar tetap mampu berinvestasi pada teknologi, sumber daya manusia, serta pengembangan layanan kesehatan modern.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, sektor jasa kesehatan nasional masih menunjukkan daya tahan yang kuat.

Pada triwulan I 2026, sektor jasa kesehatan menjadi kontributor pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga dengan pertumbuhan mencapai 7,6 persen.

Kondisi tersebut tercermin pula pada kinerja PT Siloam International Hospitals Tbk yang berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan.

Hingga Semester I 2026, Siloam membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,23 triliun atau tumbuh 10,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

EBITDA meningkat menjadi Rp 1,54 triliun atau naik 17,7 persen, sedangkan laba bersih mencapai Rp 609,45 miliar atau tumbuh 27,9 persen secara tahunan.

Bamsoet mengungkapkan industri rumah sakit menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah ketidakpastian ekonomi dunia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |