jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah pusat resmi memulai pembangunan Mass Transit Project di kawasan Bandung Raya melalui groundbreaking yang digelar di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung pada Rabu (22/7/2026).
Transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) ini diharapkan bisa mengurai kemacetan di jalanan Kota Bandung dan bisa beroperasi mulai akhir tahun 2027.
"Harapannya bahwa pembangunan ini dapat semakin memudahkan masyarakat, khususnya masyarakat Bandung Raya dalam melakukan mobilitas perjalanan, sehingga diharapkan bahwa ke depan Bandung akan menjadi kota metropolitan yang memiliki transportasi publik yang lebih baik, dan juga dengan keterjangkauan oleh masyarakat yang akan menggunakan fasilitas transportasi publik ini," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat ditemui seusai groundbreaking.
Dudy menuturkan kawasan Bandung Raya merupakan salah satu kawasan metropolitan dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
Namun, di balik gemerlapnya Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu, kemacetan masih jadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Bandung saat ini menyandang predikat sebagai kota paling macet di Indonesia.
Berdasarkan laporan TomTom Traffic Index terbaru, tingkat kemacetan di Bandung mencapai 64,1 persen. Warga membutuhkan waktu tempuh rata-rata 32 menit 26 detik untuk menempuh jarak 10 km pada jam sibuk, dengan kecepatan rata-rata hanya 16,3 km per jam.
"Tingkat kemacetan di kawasan ini termasuk yang tertinggi di Indonesia, dan terus memberikan dampak terhadap produktivitas, efisiensi logistik, kualitas lingkungan, hingga kualitas hidup masyarakat," jelasnya.
"Setiap hari, masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di perjalanan. Ruang-ruang jalan dipadati kendaraan pribadi, angkutan barang, maupun angkutan umum yang berebut di ruang yang sama," lanjutnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)



