BAW Ekspansi ke Indonesia, Siap Rakit Mobil Knock-Down

1 hour ago 1

BAW Ekspansi ke Indonesia, Siap Rakit Mobil Knock-Down

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BAW berekspansi ke Indonesia, siap rakit mobil Knock-Down, dan hadirkan pikap elektrik sebagai kendaraan niaga bebas emisi. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Beijing Automobile Works (BAW) resmi merambah pasar Indonesia melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Produsen otomotif asal Tiongkok tersebut memperkenalkan lima model kendaraan dan mengumumkan pendirian anak usaha lokal, PT BAW Automobile Trading Indonesia, serta rencana proyek perakitan mobil KD (knock-down) untuk mempercepat lokalisasi dan meningkatkan efisiensi rantai pasokan.

BAW menilai Tingkat adopsi mobil listrik (EV) di Indonesia berkembang pesat. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan battery electric vehicle (BEV) secara wholesale mencapai 14.815 unit pada April 2026 atau melonjak sekitar 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Lonjakan tersebut turut mengerek pangsa pasar BEV menjadi 18,34 persen dari total penjualan mobil nasional, menandakan posisi EV yang semakin diterima oleh pasar Indonesia.

"Indonesia adalah pasar kunci dan gerbang menuju industri otomotif setir kanan di Asia Tenggara. Dengan pengalaman selama 75 tahun, kami sangat percaya diri untuk memperkenalkan jajaran produk terbaru di ajang GIIAS 2026 sebagai cerminan komitmen jangka panjang kami terhadap pasar Indonesia. Melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, kami juga akan melakukan perakitan lokal knock down (KD), pengembangan jaringan penjualan dan purna jual yang komprehensif dengan tujuan untuk menyediakan solusi mobilitas yang andal, cerdas, dan terjangkau, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap industry otomotif Indonesia" kata Presiden Direktur BAW Automobile Trading Indonesia Tocy Tang.

Di tengah meningkatnya kebutuhan kendaraan niaga yang efisien dan ramah lingkungan, BAW memperkenalkan T10 Pro, pikap elektrik untuk pelaku usaha kecil, logistik, kurir, hingga angkutan barang.

Dengan biaya operasional lebih rendah dibandingkan kendaraan niaga konvensional, T10 Pro menjadi solusi mobilitas bebas emisi untuk distribusi barang di perkotaan maupun rute jarak pendek sehingga memperkuat portofolio kendaraan niaga bertenaga listrik BAW di Indonesia.

Mordor Intelligence memperkirakan nilai pasar kendaraan niaga Indonesia akan meningkat dari sekitar US$11,32 miliar pada 2025 menjadi US$14,43 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 4,97 persen.

Beijing Automobile Works (BAW) resmi merambah pasar Indonesia melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |