jatim.jpnn.com, SURABAYA - Memilih perguruan tinggi bagi anak kini bukan lagi sekadar soal gelar, tetapi menyangkut masa depan karier di tengah perubahan dunia kerja yang sangat cepat.
Fenomena career mismatch masih menjadi kekhawatiran orang tua. Data menunjukkan sekitar 35-36 persen pemuda bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, bahkan World Economic Forum memprediksi 22 persen pekerjaan global akan berubah pada 2030.
Kondisi tersebut membuat banyak orang tua cemas dalam menentukan pilihan kampus, termasuk mempertimbangkan perguruan tinggi luar negeri (PTLN) yang dinilai lebih prestisius.
Namun, biaya tinggi dan tantangan adaptasi di negara asing menjadi pertimbangan besar. Di tengah dilema itu, BINUS Malang menawarkan alternatif pendidikan berstandar internasional di dalam negeri.
Direktur Kampus BINUS Malang Robertus Tang Herman menyatakan pemilihan kampus harus dilihat sebagai investasi jangka panjang.
“Pemilihan kampus bukan hanya soal gelar, tetapi investasi masa depan. Kami memastikan pendidikan relevan dengan industri digital dan memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa,” ujar Robertus beberapa waktu lalu.
Robertus menambahkan kekuatan BINUS Malang terletak pada integrasi antara teori dan praktik.
“Melalui jaringan industri dan program Enrichment, mahasiswa tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang,” tuturnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4270826/original/010293200_1671790149-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478324/original/007254400_1768898639-MIROSLAV-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5173290/original/082325700_1742827637-20250324BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Bahrain_6.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478143/original/067572000_1768893002-ramos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103420/original/086995100_1737456653-Timnas_Indonesia_-_Aksi-Aksi_Rizky_Ridho_di_Timnas__Persija_dan_Persebaya_copy.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244236/original/046656300_1749145008-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-20.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425295/original/049947100_1764220613-Ian_Puleio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474434/original/091661500_1768476949-IMG_8029.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5471353/original/054574800_1768284168-John_Herdman_-9.jpg)
