jateng.jpnn.com, DIENG - Fenomena embun beku atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai bun upas kembali menyelimuti kawasan Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, dalam tiga hari terakhir.
Lapisan kristal es tipis tampak menempel di rumput dan tanaman sejak pagi hari. Pemandangan yang jarang ditemui di daerah tropis itu langsung menjadi magnet bagi wisatawan.
Sekretaris Desa Dieng Kulon Sabar Alfarisi mengatakan kemunculan bun upas mulai terlihat seiring turunnya suhu udara pada malam hingga pagi hari.
"Kurang lebih sudah tiga hari terakhir embun beku mulai muncul di Dieng. Sebarannya terlihat di sekitar kawasan Candi Arjuna dan beberapa area terbuka lainnya," ujar Sabar, Rabu (10/6).
Fenomena yang menjadi penanda khas musim kemarau di Dieng tersebut langsung mengundang kedatangan wisatawan dari berbagai daerah. Banyak pengunjung rela datang sejak dini hari demi menyaksikan langsung proses terbentuknya embun beku.
"Sudah banyak wisatawan yang datang untuk melihat dan mengambil foto embun beku. Fenomena ini memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Dieng," katanya.
Di balik keindahannya, bun upas sebenarnya menjadi sinyal bahwa suhu di Dieng sedang berada pada titik yang sangat rendah.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto menjelaskan kemunculan bun upas tahun ini dipicu kondisi cuaca yang sangat kering selama beberapa hari terakhir.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)